Selasa, 26 November 2019

Posisi Direktur Utama BNI Tidak Berubah dan Tetap Dijabat Achmad Baiquni

Sumber: google.com


Sebelum BNI menggelar RUPSLB, Bank Mandiri dan Bank BTN sudah menggelarnya terlebih dahulu, hampir semua jajaran mengalami perombakan.

Untuk BNI sendiri, juga merombak susunan pengurus PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI, anggota indeks Kompas100). Perombakan tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini, Jumat (30/8).

Posisi Direktur Utama BNI tidak berubah dan tetap dijabat Achmad Baiquni. Namun, RUPSLB BNI mengangkat Ario Bimo sebagai Direktur Keuangan BNI menggantikan Anggoro Eko Cahyo.

Sebelumnya Ario menjabat Kepala Cabang Luar Negeri BNI Tokyo.
Adapun Anggoro digeser menjadi Direktur Konsumer BNI. "RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto sebagai Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI," kata Ario usai RUPSLB, Jumat (30/8).

Posisi Catur diisi Tambok PS Simanjuntak yang semula menjabat sebagai Direktur Konsumer. Sementara Rico Budidarmo bertukar posisi dengan Bob Tyasika Ananta.
Sedangkam di susunan komisaris, RUPS memberhentikan Marwanto Harjowiryono sebagai komisaris dan mengangkat Askolani sebagai komisaris yang baru.

Berikut susunan pengurus baru BNI:

Dewan Komisaris
Komisaris Komisaris Utama: Ari Kuncoro
Wakil Komisaris Utama : Hambra
Komisaris : Ratih Nurdiati
Komisaris : Askolani
Komisaris : Revrisond Baswir
Komisaris : Joni Swastanto
Komisaris : Pataniari Siahaan
Komisaris : Ahmad Fikri Assegaf
Komisaris : Sigit Widyawan.

Dewan Direksi
Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama : Herry Sidharta
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan: Tambok PS Simanjuntak
Direktur Tresury dan Internasional: Bob Tyasika Ananta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur TI dan Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Managemen Risiko: Rico Rizal Budidarmo
Direktur Human Capital dan Kepatuhan: Endang Hidayatullah



Sebagai Wujud Tindak Lanjut, BNI Melaksanakan MOU Dengan Polda Maluku

Sumber: Tribunnews.com


Penandatanganan MOU telah berhasil dilakukan antara Polda Maluku dengan Pimpinan BNI Ambon di Rupattama Polda Maluku, rabu (2/8/2017).

Melansir dari laman tibratanews.polri, pelaksanaan penandatanganan tersebut dilakukan oleh Polda Maluku, Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Deden Juhara. Yang saat itu juga didampingi Waka Polda Maluku Brigjen Pol. Drs. Daniel Pasaribu dan Drs. M. Rubani, A.,k, M. M. (Ka BNI Makassar).

Sedangkan dari pihak BNI Ambon dilakukan oleh Ibu Dionne.E.E. Lamongan dan disaksikan oleh Para pejabat yang hadir, jelas Kabid Humas Polda Maluku AKBP. A.R. Tatuh.

Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menyatakan bahwa pelaksanaan penandatanganan MOU ini merupakan tindak lanjut yang telah dilaksanakan oleh pimpinan Polri dengan Pimpinan BNI Pusat. Sehingga wujud tindak lanjut dari petunjuk pimpinan Polri, jelasnya.

Maka dari itu, untuk peningkatan akuntabilitas dan transparansi serta pengamanan dan pelayanan bidang keuangan dalam pembayaran gaji dan tunjangan kinerja kepada anggota dan PNS Polri. Hal ini akan dilakukan secara langsung ke rekening masing-masing anggota dan PNS yang bersangkutan melalui Bank Pemerintah. Salah satunya adalah BNI Ambon.

Dengan dilaksanakannya MOU ini, Kapolda mengharapkan jika PT. Bank BNI yaitu BNI Ambon dapat terus meningkatkan pelayanannya kepada seluruh personil Polda Maluku dan khususnya Personil Brimob dan Maluku.

Sementara itu Ka BNI Makassar dalam sambutannya antara lain menyatakan bahwa pelaksanaan MOU antara Polda Maluku dengan BNI Ambon dalam rangka kerjasama untuk menunjang pelayanan produk dan jasa perbankan bagi Kepolisian Daerah Maluku. Hal ini juga merupakan tindak lanjut kerjasama yang sudah dilakukan antara Polri dan Bank BNI yang telah ditandatangani di Jakarta, jelasnya.

Untuk itu tambahnya, pelaksanaan pembayaran transaksi perdana oleh Sat Brimobda Maluku dengan digunakan berupa kartu Debit BNI – Polri Promoter, yang mana kartu ini telah didesain khusus PROMOTER sesuai dengan visi misi Polri yaitu “Profesional, Modern, dan Terpercaya”. urainya.

Acara diakhiri dengan pemberian Cendramata dari Kapolda kepada Ka BNI Makassar, dan sebaliknya serta dilanjutkan dengan foto bersama. kegiatan berlangsung lancar dan aman.



Permasalahan Yang Terjadi Di Ambon, BNI Pastikan Dana Nasabah Tetap Aman

Sumber: google.com


Sempat mengalami permasalahan, Bank Negara Indonesia (BNI) 46 cabang Ambon menegaskan bahwa semua dana nasabah tetap aman.

Hal ini dikatakan langsung oleh Direktur Bisnis Korporasi BNI, Putrama Wahju Setyawan. Ia mengatakan bahwa yang terjadi di BNI Ambon tidak akan menyebabkan dana nasabah hilang. Dan menurutnya, ada sejumlah faktor yang menjadi sebab nasabah tak perlu khawatir dengan BNI.

Dimana layanan perbankan BNI khususnya BNI Ambon akan tetap berjalan normal. Dan kepercayaan sebagian besar nasabah tetap terjaga yaitu dengan adanya jumlah transaksi masuk (menabung) lebih besar dibandingkan jumlah transaksi keluar. Dan terakhir, BNI Ambon akan selalu menjaga ketersediaan uang tunai yang dapat digunakan masyarakat melalui berbagai channel, termasuk mesin ATM selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.

"Pelanggaran yang terjadi di Ambon adalah kasus yang memiliki dampak minimal terhadap operasional dan ketersediaan dana di BNI," kata dia, yang akrab disapa Putrama itu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 19 Oktober 2019. 

Adanya permasalahan yang terjadi di BNI Ambon ini, dikatakannya masih diselidiki pihak kepolisian. Dan berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, adanya kinerja BNI Ambon terlihat.

Dimana animo masyarakat untuk menabung dan menggunakan layanan transaksi digital (digital service transaction) BNI Ambon cukup tinggi. Hal ini terlihat dari kinerja Dana Pihak Ketiga yang dihimpun di seluruh outlet di bawah koordinasi BNI Kantor Cabang Ambon.

Data per September 2019 menunjukkan, DPK yang dihimpun di BNI Ambon dan sekitarnya tumbuh sebesar 20,06 persen secara Year on Year (YoY) dibandingkan DPK yang terkumpul selama tahun 2018.

“DPK yang tumbuh merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kepercayaan masyarakat terhadap BNI,” ujarnya.

DPK BNI tersebut sebagian besar ditopang pertumbuhan tabungan dan giro yang merupakan sumber dana murah. BNI Ambon mencatat, di Ambon dan sekitarnya terjadi pertumbuhan tabungan dan giro masing-masing sebesar 19,99 persen dan 27,96 persen secara YoY.



Senin, 20 Mei 2019

Habis Ngebacok, Motor Korban Juga Diambil

Sumber: google.com
Tiga pemuda sudah diamankan oleh petugas setelah melakukan pencurian dengan kekerasan di Jalan Kayuringin, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Tiga pelaku itu diantaranya, Agung (20), Koso (20) dan Egi (21).

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana mengatakan, awal mula kejadian pada saat korban berinisial RDN melintas di sekitaran lokasi bersama dengan teman-temannya. Namun korban dihadang oleh para pelaku.

"Ketiga pelaku ini mengejar korban dan teman-temannya, tersangka Agung sempat membacok dengan celurit mengenai tangan RDN, lalu tersangka Koso juga menyabet clurit ke teman korban namun tidak sampai mengenai tubuh," kata Eka di Polres Metro Bekasi Kota, Senin (20/5).

Lebih lanjut, Eka menyebut, korban sempat merasa panik dan ketakutan sehingga motor miliknya ditinggal di tempat kejadian perkara (TKP).

"Selanjutnya motor milik korban diambil pelaku, pelaku berhasil kita amankan beberapa jam saja setelah adanya laporan dari korban di sebuah rumah kosong wilayah Kampung 200, Kranji," lanjutnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku ini terancam hukuman 12 tahun penjara lantaran dikenakan Pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan.




Sumber: akurat.co

4 Tersangka Robohnya Sekolah SDN 11 Pagi Pasar Baru Sudah Ditetapkan

Sumber: google.com
Saat terjadi robohnya bangunan SD 11 Pagi Pasar Baru dan telah menewaskan bos rumah makan, Lestari Ningsih, Polsek Sawah Besar langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil olah TKP tersebut, polisi telah menetapkan empat orang tersangka yaitu AK yang merupakan seorang operator, AM mandor dan SI pelaksana proyek dan FS seorang kenek.

Kapolsek Sawah Besar Kompol Mirzal Maulana mengatakan, penetapan tersangka ini setelah pihaknya melakukan serangkaian pemeriksaan termasuk gelar perkara. lanjutnya, Mirzal mengatakan, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain.

"Kami tetapkan tersangka baik operator yang menggunakan alat berat, kemudian mandor, terus kenek maupun pemborongnya. Kami lakukan penahanan," ujar Mirzal, di Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Menurutnya, keempat orang yang ditetapkan tersangka tersebut karena terbukti sudah lalai dan mengakibatkan korban dua korban luka dan seorang meninggal dunia.

"Mereka tak melakukan komunikasi, konfirmasi dan koordinasi  terlebih dahulu. Mereka melakukan pengerjaan tanpa ada surat perintah kerja. Dan tanpa ada konfirmasi dengan masyarakat sekitar," tegas dia.

Kini, keempat tersangka itu harus menjalani hari harinya dibalik jeruji besi setelah dikenakan pasal 359 dan pasal 360 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

"Saya rasa pelaku tahu ada warung di sana karena mereka orang situ yang sudah ditunjuka melakukan kegiatan disitu. Sudah kami hentikan proyek untuk penyelidikan lebih lanjut," tukas dia.



Sumber: akurat.co

Kagum, Anak Kecil Nyanyikan Lagu Ebiet G Ade Dengan Indahnya

Sumber: google.com

Memiliki jumlah penduduk yang mencapai 260 juta orang, Indonesia sepertinya tak akan kekurangan bibit-bibit unggul dalam bidang-bidang tertentu. Seperti kisah berikut. Ada seorang anak kecil di sebuah desa yang menyita perhatian warganet karena memiliki suaranya yang indah saat menyanyikan lagu 'Titip Rindu Buat Ayah' milik sang legenda, Ebiet G Ade.

Dalam video tersebut, terlihat anak kecil yang tak diketahui identitasnya itu sedang bernyanyi di sebuah acara. Diiringi pula dengan organ tunggal, ia berhasil membuat terkesima banyak orang dengan penampilannya. Seperti apa aksi memukau anak kecil tersebut saat menyanyikan lagu 'Titip Rindu Buat Ayah'? Berikut video selengkapnya.

Video yang diunggah di Twitter milik @giewahyudi tersebut hingga Senin (20/5) ini sudah ditonton lebih dari 13 ribu kali. Banyak pula warganet yang memberikan komentar.

"Bening bener...tapi sayang nanti suaranya berubah, gara gara puber," komentar @innessuchiha.

"Ya Allah dengerin lirik "anakmu sekarang banyak menanggung beban" langsung terharu," sambung @urtrulycrush.

Menurutmu, bagaimana suara anak kecil tersebut?




Sumber: akurat.co

Niat Bangunin Sahur, Sekelompok Pemuda Malah Diguyur Warga

Sumber: google.com
Salah satu kegiatan khas yang hanya tersedia pada bulan Ramadan adalah adanya sekelompok pemuda yang rela keliling kampong hanya untuk membangunkan warga setempat untuk makan sahur. Banyak cara yang digunakan untuk membangunkan sahur, biasanya sih menggunakan alat musik yang dipukul keras-keras. Namun, ternyata tak semua orang menerima metode tersebut, ada juga yang marah.

Viral di media sosial, video sekelompok pemuda yang sedang berkeliling kampung untuk membangunkan penduduk untuk makan sahur malah kena guyur salah seorang warga. Pria tersebut menyiram mereka dengan seember air. Kenapa pria tersebut marah-marah saat ada rombongan anak muda yang membangunkan sahur? Berikut videonya.


Usut punya usut, pria tersebut merasa tidur anaknya terganggu dengan suara keras yang dihasilkan alat-alat yang dibawa oleh sekelompok pemuda tersebut. Mungkin sejak beberapa waktu sebelumnya anak si bapak itu rewel atau sakit. Tak ada perlawanan dari para pemuda dan malah menjadikan omelan si pria menjadi chants baru yang bikin senyum sendiri.

"Ngakakkk, etapii abang2nya baek ga marah dong disiram ????????????, serasa balik ke jaman 90an anak2nya pada ga gampang tersinggung malah di anggap lucu abis disiramin gituuuu," komentar Nabilajihan.

"yg marah dulu kecilnya pasti tinggalnya didaerah elit jadi kaget pas tinggal di kampung," sindir Acincengir76.

Gimana menurutmu?



Sumber: akurat.co

Delapan PSK di Surabaya Positif Terjangkit HIV

Sumber: google.com
Sedikitnya delapan dari 14 Pekerja Seks Komersial yang terciduk petugas gabungan Pemkot Surabaya di kawasan Stasiun Wonokromo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/5/2019) malam dan Minggu (19/5/2019) pada dini hari terindikasi positif Human Immunodeficiency Virus.

"Saat ini mereka ditempatkan di Liponsos Keputih untuk dilakukan pembinaan dan pengobatan berupa Acute Retroviral Syndrome, sebelum nanti mereka dipulangkan ke daerah asal masing-masing," kata Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Febria Rachmanita saat jumpa pers di kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, hari ini.

Menurut dia dari sekitar 14 razia yang terjaring razia petugas gabungan dari Pemerintah Kota Surabaya meliputi Satpol PP, linmas, Dinas Perhubungan dan Dinkes Surabaya segera melakukan pemeriksaan tes urine di lokasi. Dan hasilnya, delapan orang positif terjangkit HIV.

Para PSK tersebut diketahui berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur, yaitu Kediri, Tulungagung, Gresik, Nganjuk, dan Malang, dengan usia rata-rata di atas 30 tahun.

Febria menjelaskan pihaknya akan terus menerus melakukan penyuluhan dan pemeriksaan ke sekolah-sekolah, bahkan ketempat-tempat hiburan malam. Dengan begitu masyarakat akan sadar dan dapat menambah edukasi tentang bahaya penyebaran virus HIV itu.

"Kami selalu melakukan penyuluhan-penyuluhan di SD, SMP, SMA dan lintas sektor. Kemudian di beberapa hiburan malam, kalau tim pengawasnya ada dari Dinkes, LSM dan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia)," ujarnya.




Sumber: akurat.co